Saturday, July 4, 2015


Orang Introvert Menjual (20)

 

 

Menjual dengan Mengandalkan Kekuatan Alami Seorang Introvert (3):

Menulis

 

Kekuatan alami ke-3 dari seorang introvert seperti digagas oleh Sylvia Loehken adalah menulis (dari pada berbicara). Kita bisa mengetahui sekilas apakah seorang cenderung introvert atau ekstrovert dengan mengamati gaya komunikasinya, misalnya lewat ponsel. Seorang ekstrovert akan lebih menyukai telepon atau berbicara, sedangkan seorang introvert lebih sering menggunakan pesan pendek (sms) dari pada telepon.

Mengapa menulis merupakan gaya komunikasi yang lebih sesuai untuk orang introvert karena menulis menyediakan 'irama' yang terkontrol, memungkinkan telaah, renungan, ataupun pemikiran yang juga sesuai dengan kepribadian orang introvert. Sedangkan berbicara sifatnya lebih spontan, iramanya jugan akan terpengaruh oleh lawan bicara.

Lalu dalam hal apa kekuatan alami menulis ini akan bermanfaat dalam kegiatan atau profesi penjualan? Pertama, komunikasi tertulis memiliki kelebihan dibanding kimunikasi lisan karena lebih 'ramah lingkungan'. Artinya, kembali pada perbandingan antara telepon dengan sms, maka penerima sms tidak akan merasa terganggu bila saat sedang ada keperluan lain tiba-tiba sms masuk di ponselnya. Lain cerita bila yang masuk adalah panggilan telepon, tentu hal ini akan menimbulkan urgensi untuk merespon. Padahal, bagaimana bila penerima telepon saat itu sedang ada acara yang jauh lebih penting? Sedangkan telepon yang masuk hanya sekadar memastikan apakah ada perubahan jadwal pertemuan besuk antara penelpon/penjual dengan penerima telepon/prospek. Oleh sebab itu, bila tidak benar-benar penting dan mendesak, pesan pendek akan lebih 'ramah lingkungan' bagi penerimanya.

Kedua, seperti dikemukakan sebelumnya menulis memungkinkan penulis untuk berpikir, mempertimbangkan, merenungkan secara leluasa, sehingga hasilnya akan lebih tertata, dan kecil kemungkinan salah paham atau miskomunikasi. Lain halnya dengan komunikasi lisan yang spontan sehingga risiko kesalahpahaman juga akan lebih besar.

Ketiga, aktivitas penjualan selalu merupakan aktivitas yang bertahap dan jangka panjang. Sehingga penting sekali adanya dokumentasi yang mencatat dengan rapi dan akurat momen-momen penting yang terjalin antara penjual dengan pelanggan atau pembeli. Baik mulai dari penawaran sampai kesepakatan atau adanya kontrak tentu semua itu harus tertulis dengan rapi dan akurat. Karena penjualan selalu menyangkut spesifikasi produk dan manfaaat, syarat dan ketentuan, ataupun jaminan dan layanan purna jual yang harus terinci dan tertulis.

Manfaat dokumentasi tertulis yang rapi dan akurat ini penting tidak saja untuk kepentingan pembeli dan penjual saat ini, tapi juga di masa yang akan datang. Karena akan dapat diketahui apa saja kebiasaan atau permintaan khusus dari pembeli. Selain itu dokumentasi tertulis ini juga penting untuk internal tim penjual yaitu apabila ada perpindahan atau mutasi seorang penjual, maka pengalihan penanganan pembeli atau pelanggan akan lebih mudah dilakukan.

Keempat, mengacu pada buku penjualan Zig Ziglar disebutkan juga bahwa salah satu kiat sukses sebagai penjual adalah dengan membuat self-analysis notebook atau swa-telaah tertulis. Artinya seorang penjual harus senantiasa membuat evaluasi tertulis terhadap diri mereka apakah aktivitas yang dilakukan sudah benar atau ada yang harus diperbaiki, apakah manajemen waktu masih bisa diperbaiki, atau apa saja yang menyebabkan kegagalan yang dialami dalam menjual, sebaliknya apa yang membuat suatu penjualan berhasil denagn baik. Dengan adanya telaah tertulis ini, seorang penjual akan terus bisa mengasah dan meningkatkan keterampilan menjualnya dari waktu ke waktu. Sehingga yang perlu dilakukan oleh sorang introvert untuk meningkatkan kemampuan dan keberhasilannya dalam menjual adalah dengan terus mengasah dan menggunakan kekuatan alaminya dalam menulis yang sangat penting peranannya dalam menjual.


Selamat berakhir pekan dan silakan memberikan tanggapan.

No comments:

Post a Comment